Suratman dan SIBEO merupakan produk inovasi daerah kabupaten Tegal yang berhasil meraih penghargaan sebagai Pemenang Favorit di ajang Kreativitas dan Inovasi (Krenova) Daerah di Tingkat Provinsi Jawa Tengah tahun 2020. Penghargaan ini diberikan di Gedung Grandhika Bhakti Praja, Kantor Gubernur Jawa Tengah. Ajang Krenova ini diikuti perwakilan setiap kabupaten di Jawa Tengah dimana masing-masing kabupaten mengirimkan 5 wakil dan diseleksi secara ketat oleh Bappeda Provinsi Jawa Tengah. Setelah lolos seleksi diadakan voting dan pengujian oleh tim Juri dari kalangan Akademisi, Pejabat Pemerintahan, dan Industri

Suratman dikembangkan oleh Galih Widyatmojo, S.Pd., M.Pd. dan Muh Nana Aviciena, S.Pd yang merupakan pengajar di SMKN 1 Adiwerna. Aplikasi  persuratan mandiri (Suratman) dapat diterapkan di Desa dan Perkantoran. Aplikasi ini memungkinkan warga/pengguna membuat surat secara online tanpa harus datang ke kantor dengan cara yang mudah tanpa proses pengetikan yang memungkinkan kesalahan data dalam dokumen. Di  Era pandemic seperti saat ini aplikasi Suratman sangat cocok diterapkan guna mengurangi kerumuman, meminimalisir pertukaran dokumen, meminimalisi penggunaan kertas, dan memudahkan perolehan akan kebutuhan surat. 

SIBEO dikembangkan oleh M. Akmal Rizki R dan Sofia Kartika Hanim (siswa SMKN 1 Adiwerna), SIBEO merupakan Sistem Informasi Bencana Otomatis berbasis Internet of Things yang dapat digunakan sebagai system peringatan dini akan bahaya banjir dan kebakaran. Alat SIBEO dibekali dengan sensor yang nantinya dapat diletakkan di tepian sungai rawan banjir, dan hutan yang rawan kebakaran. Sensor ini kemudian akan mengirim informasi ke Twitter dan Aplikasi Android apabila terdapat potensi banjir dan kebakaran sehingga siapapun dapat memperoleh informasi akan datangnya bencana tersebut.

Kedua Produk tersebut merupakan hasil Teaching Factory SMKN 1 Adiwerna yang sebelumnya juga sempat di lihat oleh Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, SH., M.IP pada acara Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di Taman Kota Salatiga 2019 lalu. Produk ini juga mengantarkan SMKN 1 Adiwerna meraih ASEAN Eco School di Kamboja pada tahun yang sama 2019 sebagai produk inovasi lingkungan. Kedua produk juga sedang dalam proses pengajuan Hak Paten dan Hak Kekakayaan Intelektual di Kemenkumham.

“Kemenangan ini tidak prestasi pribadi dan instansi, namun merupakan kemenangan kita bersama sebagai warga Kabupaten Tegal. Kita patut bangga produk ini mendapat penghargaan pemenang favorit tingkat Provinsi. Ini merupakan bukti bahwa produk inovasi kabupaten Tegal mampu bersaing dengan daerah lain. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami hingga sampai pada titik ini, terutama Bappeda Kab. Tegal yang telah memberikan  arahan, motivasi dan dukungan secara penuh produk kami sehingga tidak hanya menjadi Produk Teaching Factory SMKN 1 Adiwerna tetapi menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Tegal. Kami berharap Produk ini dapat diterapkan secara masif di Kabupaten Tegal sehingga dapat memberikan dampak positif terhadap kemajuan Daerah” Ujar Galih Widyatmojo selepas menerima penghargaan pemenang favorit di Gedung Grandika Bhakti Praja 25 November 2020.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *